Semburat galau menggelegak
Awan kekecewaan beriringan
Perlahan
Menepi
Berpencar
Berpendar
Terpecah ke segala arah
Kau...!
Kau membuatku terdiam
Terhenyak
Terpaku
Terburai dalam buaian pertanyaan geram
Hingga membuatku begitu ingin...
Ingin melumatmu tanpa bentuk
Hingga aku menari puas
Terik matahari kian memanas
Seakan semakin mengganggu awanku
Hingga kian gersang
Kian menghitam
Kian berarak mencari celah
Celah yang dapat membuatku bersembunyi
Meringkuk mencari sesuatu
Sesuatu yang aku tak tahu
Apa kau tahu itu..???
Lalu mengapa...?
Lalu apa...?
Lalu dimana...?
Lalu siapa...?
Lalu bagaimana...?
Lalu, lalu dan lalu
Hingga lalu itu menidurkan galauku
Mencairkan amarahku yang membeku
Maka jangan lah kau mendekatiku
Karena aku sedang membuai lelehanku
Yang kian melemahkan kebingunganku
Hingga akhirnya ku tersadar
Bahwa hidup adalah rentetan peristiwa
Yang tak patut kupertanyakan lagaknya
Ah...aku kian meleleh
Meleleh...
Meleleh...
Meleleh...
Dan meleleh...
He he he he...
Readmore »»
The Inspiring Quote
"Apabila engkau merasa letih karena berbuat kebaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan akan terus kekal.
Sekiranya engkau bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa yang dilakukan akan terus kekal."
(Umar bin Al-Khathab)
Sekiranya engkau bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa yang dilakukan akan terus kekal."
(Umar bin Al-Khathab)
Friday, February 18, 2011
Thursday, February 17, 2011
Tujuanku nge-blogging hanya lah ....

Kembali blogging seperti kembali membuka kenangan lama yang hampir saja terisolasi oleh gejala memory yang mulai terkikis. Satu persatu posting-posting yang pernah tercipta dibaca. Ada yang membuatku tertawa, tapi ada juga yang membuatku terharu. Karena memang apa yang tertuang dan tertulis, murni dari segala hal yang kualami dan kurasakan. Ternyata, bernostalgia itu selalu akan menciptakan perasaan indah dalam arti tersendiri bernaung di dalam hati dan pikiran.
Bagiku blogging memiliki nilai positif untuk ke depannya, tapi selama yang kita tulis juga bernuansa positif, dan tidak merugikan orang lain. Sebenarnya latar belakangku membuat blog bukan hanya karena kegemaranku menulis saja. Tapi blog ini juga kupersembahkan untuk anak-anakku dan keluargaku yang jauh terpisahkan jarak. Dan ini semua terinspirasi oleh beberapa blog yang begitu memberikan inspirasiku untuk ikut-ikutan nge-blogging. Jika kalian browse ke suatu blog yang bernama zidansyifa.blogspot.com/, puisi-inong.blogspot.com/ dan dapurbunda.blogspot.com/, kalian akan membaca suatu rangkaian cerita seorang ibu yang menceritakan kebahagiaannya dalam menjalankan rutinitas di keluarga kecilnya. Beliau juga begitu baik hati membagi ilmu memasaknya dengan membuat blog khusus mengenai resep-resep masakan yang jelas sangat berguna bagi para browser yang sedang mencari resep. Dan beliau juga menuangkan jiwa seninya dalam menulis pada sebuah blog yang khusus berisikan tentang puisi-puisi ciptaannya. Jika kita mengunjunginya, kita membacanya, kita merasakan ada suatu cerita yang hidup, bahkan jika yang kita rasa itu berguna bagi kita, kita akan mengirimkan suatu komentar hanya untuk sekedar berterima kasih. Tapi jika kita tidak tahu, kita pasti menganggap sang pemilik blog masih sehat dan sedang bercengkrama dengan anak-anak lucu yang diceritakannya dengan penuh bahagia di dalam blog yang anda baca. Padahal, beliau sudah tenang disisi Allah SWT bertahun-tahun yang silam.
Lalu apa yang memotivasiku untuk turut nge-blog? Tentu saja anak-anakku. Aku merasa bahwa hidup ini tidak pernah ada yang abadi. Tapi setidaknya, dengan menuliskan buah pikiranku, kebersamaan mereka bersamaku dan suka dukaku dalam menjalani hidup dapat mereka baca, dan mereka rasakan ketika mereka telah mengerti, meski aku sudah tidak ada lagi bersama mereka. Ketika raga kita sudah tidak bersama mereka, setidaknya cerita kebersamaan itu akan tetap melekat dalam pikiran mereka. Jika pun terlupa sejenak, mereka dapat membuka kenangan manis itu hanya dengan membuka internet dan browsing ke dalam blog-ku.

Hanya itu keinginan sederhanaku dari dulu hingga saat ini. Aku hanya ingin menciptakan suatu kenangan yang bisa menyiratkan keindahan, ketika harus menjadi nostalgia bagi orang-orang yang kucintai, jika kelak harus kutinggalkan. Tidak muluk-muluk, bukan... :)

Readmore »»
Bagiku blogging memiliki nilai positif untuk ke depannya, tapi selama yang kita tulis juga bernuansa positif, dan tidak merugikan orang lain. Sebenarnya latar belakangku membuat blog bukan hanya karena kegemaranku menulis saja. Tapi blog ini juga kupersembahkan untuk anak-anakku dan keluargaku yang jauh terpisahkan jarak. Dan ini semua terinspirasi oleh beberapa blog yang begitu memberikan inspirasiku untuk ikut-ikutan nge-blogging. Jika kalian browse ke suatu blog yang bernama zidansyifa.blogspot.com/, puisi-inong.blogspot.com/ dan dapurbunda.blogspot.com/, kalian akan membaca suatu rangkaian cerita seorang ibu yang menceritakan kebahagiaannya dalam menjalankan rutinitas di keluarga kecilnya. Beliau juga begitu baik hati membagi ilmu memasaknya dengan membuat blog khusus mengenai resep-resep masakan yang jelas sangat berguna bagi para browser yang sedang mencari resep. Dan beliau juga menuangkan jiwa seninya dalam menulis pada sebuah blog yang khusus berisikan tentang puisi-puisi ciptaannya. Jika kita mengunjunginya, kita membacanya, kita merasakan ada suatu cerita yang hidup, bahkan jika yang kita rasa itu berguna bagi kita, kita akan mengirimkan suatu komentar hanya untuk sekedar berterima kasih. Tapi jika kita tidak tahu, kita pasti menganggap sang pemilik blog masih sehat dan sedang bercengkrama dengan anak-anak lucu yang diceritakannya dengan penuh bahagia di dalam blog yang anda baca. Padahal, beliau sudah tenang disisi Allah SWT bertahun-tahun yang silam.
Lalu apa yang memotivasiku untuk turut nge-blog? Tentu saja anak-anakku. Aku merasa bahwa hidup ini tidak pernah ada yang abadi. Tapi setidaknya, dengan menuliskan buah pikiranku, kebersamaan mereka bersamaku dan suka dukaku dalam menjalani hidup dapat mereka baca, dan mereka rasakan ketika mereka telah mengerti, meski aku sudah tidak ada lagi bersama mereka. Ketika raga kita sudah tidak bersama mereka, setidaknya cerita kebersamaan itu akan tetap melekat dalam pikiran mereka. Jika pun terlupa sejenak, mereka dapat membuka kenangan manis itu hanya dengan membuka internet dan browsing ke dalam blog-ku.

Hanya itu keinginan sederhanaku dari dulu hingga saat ini. Aku hanya ingin menciptakan suatu kenangan yang bisa menyiratkan keindahan, ketika harus menjadi nostalgia bagi orang-orang yang kucintai, jika kelak harus kutinggalkan. Tidak muluk-muluk, bukan... :)

Wednesday, February 16, 2011
Acara makan tanpa "Table Manner" di saung kenangan
Selesai Outting Class, MITT and friends yang turut membantu terselenggaranya acara akhirnya makan bareng ikan bakar dengan nasi yang dihamparkan diatas daun pisang. Cara makan yang sangat sederhana tapi menciptakan suasana keakraban yang ingin diulangi di suatu kesempatan jika Allah mengizinkan. I love U all, my friends...thanks for being our friends...:)
Readmore »»
Readmore »»
My little princess...Zahwa Rabbani Salsabila dalam "Ketika Zahwa Bergaya"
Bidadariku satu2nya ini terlahir di bulan Desember 2004 pada tanggal 5. Proses kelahirannya begitu mudah di sebuah klinik di Palembang, wilayah Prumnas. Dia adalah anakku yang paling mengerti saat orang tuanya sedang dalam kondisi yang tidak begitu bagus. Dan kuberi dia nama Zahwa Rabbani Salsabila. Dan nama Zahwa kudapatkan karena terinspirasi pada nama anak Adjie Massaid almarhum. Maklum, pada zaman itu lagi boomingnya Adjie Massaid dan Reza Artamevia. Sedangkan Rabbani Salsabila kumaknai dengan arti insan yang berilmu sempurna dari taman mata air surga. Dan aku berharap kelak dia dapat terus menerus mengutamakan ilmu daripada materi untuk menunjang kehidupan di masa depan. Amiin...
Selain kakak dan adeknya yang sangat meramaikan rumah mungilku. My angel-ku yang satu ini cukup membuat sepi rumah jika dia tidak ada diantara kami. Karena k2 Awa ini selalu doyan bernyanyi dengan mengarang sendiri kata-kata yang seenak udelnya saja...yang penting ada kata-kata cintanya disela-sela karangannya itu. Entah ini menurun darimana...tapi mungkin karena dia melihat ayah dan mamanya doyan nonton acara musik di televisi. Bahkan kalo aku dalam perjalanan pulang dengan motor bersamanya, maka kupingku akan diiringi corak suaranya yang belum bernada itu. Hal itu kadang mengembangkan senyum tersendiri dalam perjalananku.
Ada lagi hobinya yang baru ketauan olehku. Semalem klak-klik buka simpanan foto-foto dalam pc-ku. Ternyata begitu banyak foto-foto k2 Awa sedang bergaya dengan menggunakan kamera di pc-ku. O...o...sampe pegel tanganku harus copy paste satu-satu buat dikumpulin kedalam satu file di photoshop. Tapi ga papalah, kan sayang kalo dihapusin. Tapi karena sudah too tired, aku cuma bisa mengumpulkan beberapa saja. Inilah hasil dari kerja kerasku dari semalem...
Mari kita lihat "Ketika Zahwa Bergaya"...heheheh


Readmore »»
Monday, February 14, 2011
Karya Photoshop-ku yg sederhana










Kemaren-kemaren kalo disuruh pa Hen buat belajar photoshop, rada ga diturutin. Tapi pas oprek-oprek kompie sendirian, iseng nyobain photoshop. Ternyata bikin keranjingan. Daripada beberapa karya hilang tak berbekas gara-gara ke-format sama instalasi teknisiku terkasih, lebih baik kuselamatkan dalam blog saja. Meski sederhana, tapi puas kalo itu hasil karya sendiri...he he he
Readmore »»
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
Bidadariku satu2nya ini terlahir di bulan Desember 2004 pada tanggal 5. Proses kelahirannya begitu mudah di sebuah klinik di Palembang, wila...
-
Insomnia malam ini tetap membawa otakku untuk otrak atrik photoshop. Sayang, kompie-ku hanya photoshop 7.0...tapi yang penting kreatifnya, k...
-
Oh God...gara-gara browsing makanan Palembang via image di google, pandanganku tertuju pada sosok makanan paling favorit kesukaanku yang tia...
-
18 Maret 2013, Dini hari.... Sebelumnya kepingin banget membahas tentang hasil pembicaraanku dengan suami tentang falsafah ...
-
Beberapa hari yang lalu aku menyempatkan waktu menghadiri acara Maulud Nabi di masjid perumahan. Otomatis Conversation Class malem Mingg...
-
Disaat benih bayi yang sangat mungil ditiupkan ruh ke dalam raganya, maka Allah telah menyiapkan sebuah buku nasib yang berisikan rang...
-
Lagi ga ada kerjaan tau2 aku dah nongkrong disalah satu kompie yang selalu digunain siswa. Berhubung nih kompie lagi ga ada penghuninya, mak...
-
Ceritanya Sabtu kemaren temanya weekend, nih. Tiba-tiba muncul inspirasi untuk masakin keluarga kecilku masakan ekstra cepat seperti biasan...
-
Dalam pertemanan, orang saling berbeda pendapat adalah hal yang lazim. Berbeda pendapat dan saling menghormati cara pikir tanpa perlu men...


